Selasa, 29 Agustus 2017

VISI PEMBANGUNAN KABUPATEN POSO 2016-2021


Visi

Berdasarkan  Undang-Undang  Nomor  25  Tahun  2004  tentang  Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun

2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Penendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkanpada akhir periode perencanaan. Dasar aturan   yang   menjadi   acuan   adalah   RPJPD   dengan   memperhatikan permasalahan pembangunan di Kabupaten Poso, Visi,Misi, Tujuan dan Sasaran yang telah disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati pada saat kampanye.

Visi merupakan pandangan jauh ke depan, ke mana dan bagaimana Kabupaten Poso harus dibawa dan berkarya agar konsisten dan dapat eksis, antisipatif,   inovatif   serta   produktif.   Visi   adalah   suatu   gambaran   yang menantang tentang keadaan masa depan, berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan,dibangun melalui proses refleksi dan proyeksi yang digali dari nilai- nilai luhur yang dianut oleh seluruh komponen stakeholder’s.
Berdasarkan kondisi obyektif daerah dan tantangan yang akan dihadapi serta memperhitungkan modal yang tersedia, maka visi pembangunan 2016-
2021 adalah:


Terwujudnya Kabupaten Poso yang Damai, Adil dan Sejahtera yang

Didukung Sumber Daya Manusia yang Andal dan Bermartabat

Untuk memperjelas tujuan dan sasaran yang hendak diwujudkan, maka perlu untuk memberikan batasan operasional, pada kata kunci atau pokok-pokok visi sebagai berikut :

Tabel 5.1. Perumusan Penjelasan Visi

Pokok-Pokok Visi
Penjelasan Visi
Damai
Terciptanya kondisi kehidupan masyarakat diseluruh wilayah   Kabupaten Poso yang diliputi suasana rukun, aman  dan  tenteram  tanpa  rasa  kuatir  dan  takut, toleransi antar individu dan golongan masyarakat dalam suasana kekeluargaan.








Makna kata damai ditandai dengan :

1.  Tidak ada lagi konflik sosial baik horizontal (nuansa SARA) maupun vertikal (antara masyarakat dengan aparatur pemerintah dan aparatur Negara (Zero Eksident).
2. Terciptanya     Ketertiban,     Ketentraman     dan Perlindungan Masyarakat (menurunnya angka kriminalitas).
Adil
Terciptanya  pemerataan  pembangunan  dan  kondisi kehidupan masyarakat tanpa diskriminasi

Makna kata Adil ditandai dengan :

1. Pemerataan   Pelaksanaan   pembangunan   yang berkeadilan sesuai potensi dan karakteristik wilayah (andil menurunnya kesenjangan/Gini Ratio di sulteng);
2.  Meningkatnya kualitas pembinaan  aparatur  daerah secara  berkeadilan  (secara  bertahap  rekruitment
pejabat secara merit sistem sesuai UU ASN);
3. Tidak  ada  perbedaan  perlakuan  dalam  pemberian pelayanan prima di berbagai bidang kepada masyarakat (meningkatnya indeks kepuasan masyarakat);
Sejahtera
Aman,  Sentosa  dan  Makmur,  Selamat  (Terlepas  dari
segala macam gangguan) serta terpenuhinya kebutuhan strategis bagi masyarakat untuk meningkatkan martabat dan kapasitasnya.
Makna Sejahtera ditandai dengan :
1.  Meningkatnya IPM,
2.  Menurunnya Angka Kemiskinan,
3.  Meningkatnya PDRB/ Kapita.
Sumber Daya Manusia yang Andal danBermartabat
Makna dari kalimat Sumberdaya manusia yang andal dan bermartabat antara lain ditandai dengan :
1. Terciptanya SDM yang berkualitas pada semua jenjang pendidikan, baik anak didik maupun pendidik sehingga memiliki daya saing (Meningkatnya   mutu   lulusan   sekolah,rata-rata lama sekolah, APM dan APK)
2.  Terciptanya     SDM     aparatur     Pememerintah
Daerahyang profesional dan kompeten (meningkatnya skor akuntabilitas kinerja instansi pemerintah/SAKIP).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar